Drama Liga Super Eropa Sebagai Saingan Liga Champions

Drama Liga Super Eropa Sebagai Saingan Liga Champions

Rabu, 21 Apr 2021

Alasan kenapa dibuat?, Bagaimana format pertandingannya?, Dan bagaimana drama lainnya. Berikut alasan dan penjelasan Liga Super Eropa selengkapnya.

Banyak sekali pro dan kontra tentang dibuat tandingan dari kompetisi tertinggi di Eropa Liga Champions. Liga Super Eropa atau bisa disebut ESL (European Super League) didirikan oleh 12 tim top Eropa dari tiga liga top Eropa yakni Inggris, Italia, dan Spanyol.

Dilihat dari tim yang bergabung nampaknya Liga Champions tidak akan sebergengsi dahulu. 12 tim yang bergabung merusak langganan kontestan bahkan juara di Liga Champions. Maka dari itu ESL dibuat dengan berbagai pertanyaan.

Berikut jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tentang Liga Super Eropa!

Baca juga: Daftar 12 Tim Pendiri Liga Super Eropa


Kenapa ESL dibuat?

Tentu ada pertanyaan besar soal mengapa klub-klub top tersebut sampai membuat kompetisi tandingan tengah pekan. Keresahan ini juga dijawab dalam rilis pers yang sama.

"Format Super League datang di masa-masa pandemi global yang menegaskan ketidakstabilan dalam model ekonomi sepak bola Eropa yang sekarang."

"Lebih lanjut, untuk beberapa tahun berikutnya, klub-klub pendiri memasang target untuk mengembangkan kualitas dan intensitas kompetisi Eropa di setiap musimnya."

"Dan menciptakan format untuk klub-klub top tetap bersaing secara reguler."


Seperti apa format kompetisinya?

Singkatnya, ESL adalah kompetisi tandingan untuk UCL. 15 klub pendiri akan terus bermain di setiap musimnya dengan tambahan undangan 5 klub terbaik di Eropa.

Berikut poin-poin format kompetisi yang ditegaskan dalam rilis pers tersebut:

  • 20 klub peserta, dengan rincian 15 klub pendiri dan 5 klub yang lolos kualifikasi tahunan berdasarkan capaian mereka di musim sebelumnya.
  • Pertandingan tengah pekan, semua klub peserta masih akan bermain di liga nasional masing-masing. Hal ini menjaga jadwal tradisional liga domestik yang masih jadi nyawa klub.
  • Turnamen dimulai di bulan Agustus. Klub-klub peserta dibagi menjadi dua grup dengan 10 peserta, bermain kandang-tandang.
  • Tiga tim teratas di setiap grup akan otomatis lolos ke babak perempat final. Tim yang finis di peringkat empat dan lima akan bersaing dalam dua leg play-off untuk merebutkan sisa dua slot perempat final.
  • Mulai babak perempat final akan dimainkan dalam dua leg. Final akan dihelat di tempat netral.

Bagaimana tanggapan UEFA?

Rencana ESL ini tentu dikecam keras oleh pihak-pihak penyelenggara yang lama. FIFA dan UEFA mengutuk keras, liga-liga top mulai Premier League, Serie A, dan La Liga juga berdiri bersama UEFA.

Meski begitu, pihak ESL yakin bisa mencapai kesepakatan dengan UEFA dan liga-liga terkait dalam diskusi lanjutan.

"Kedepannya, klub-klub pendiri ingin berdiskusi dengan UEFA dan FIFA untuk bekerja sama mencari solusi terbaik untuk liga baru dan untuk sepak bola secara menyeluruh."

Saat ini, jabatan direktur pertama ESL dipegang oleh Florentino Perez, presiden Real Madrid. Dia memastikan rencana ini adalah pilihan terbaik bagi sepak bola.


Tim-tim besar Eropa siap saingi Liga Champions. Berikut tim-...

Florentino Perez selaku pemimpin Liga Super Eropa atau ESL m...

Laga perempat final Liga Champions akan serentak digelar pad...

Pertandingan laga perempat final Liga Champions dibuka denga...

Pada tengah pekan ini terhitung ada empat pertandingan Liga ...

Send Message