Peraturan Permainan Sepak Bola Internasional

Peraturan Permainan Sepak Bola Internasional

Kamis, 01 Okt 2020

Dalam olahraga tentu memiliki peraturan sendiri agar tercipta sebuah permainan yang penuh dengan keadilan. Salah satu bidang olahraga yang menggunakan peraturan dalam permainannya adalah sepak bola. Peraturan sepak bola atau biasa disebut “Laws of The Game” sudah terlebih dahulu dibuat oleh Organisasi Internasioanl FIFA dengan melewari revisi sedemikian rupa.

Sepak bola memang merupakan olahraga paling populer sejak abad ke-21. Pada awalnya, sepak bola belum memiliki peraturan yang mengikat sehingga permainan cenderung kasar dan tidak ada sistem yang jelas.

Bagi Anda yang gemar menonton sepak bola pasti harus tahu apa saja peraturan yang telah ditetapkan oleh FIFA agar bisa menikmati jalannya pertandingan. Berikut adalah beberapa peraturan yang telah ditetapkan oleh FIFA, seperti:

1. Memulai Pertandingan

Sama halnya dengan olahraga lainnya, kedatangan pemain dan official ke lapangan menjadi awal sebuah pertandingan. Diawali dengan saling jabat tangan antar pemain dan baris menghadap penonton. Lalu, wasit memanggil kedua kapten tim untuk menentukan tim yang pertama kali memegang bola atau tim yang memilih gawang.

2. Lapangan Permainan

Seperti yang terlihat, permainan sepak bola dimainkan di lapangan berumput. Namun di Negara Eropa yang terbilang maju memilih menggunakan rumput sintetis karena lebih praktis dan juga iklim Negara Eropa yang dingin. Berikut hal-hal yang terkait dalam lapangan sepak bola:

  • Bentuk lapangan persegi panjang dengan ukuran panjang 90-120 m dan lebar 45-90 m, ukuran ini untuk lapangan amatir.
  • Bentuk lapangan persegi panjang dengan ukuran panjang 100-110 m dan lebar 64-75 m, ukuran ini untuk lapangan internasional.
  • Lebar garis lapangan yang berwarna putih tidak boleh = 12 cm.
  • Radius atau jari-jari lingkaran di tengah adalah 9,15 m.
  • Tiang gawang berukuran 7,32 m x 2,44 m. Lebar tiang tidak boleh = 12 cm dan harus berwarna putih.

3. Penggunaan Bola

Ketentuan bola yang disepakati FIFA adalah terbuat dari kulit dengan ukuran 27-28 inci atau 68,58-71,12 cm. Selama pertandingan, bola tidak boleh diganti kecuali atas perintah wasit. Ada 5 jenis bola dengan karakteristik yang berbeda, seperti:

• Bola ukuran 5: Biasanya digunakan oleh pemain-pemain sepak bola yang berusia 12 tahun atau diatasnya dengan ukuran keliling 68-70 cm dan berat 14-16 oz (410-450 gram).

• Bola ukuran 4: Biasanya digunakan oleh pemain dengan usia 8 – 12 tahun dengan lingkaran bola antara 25 -26 ins (64-66 cm) dan berat 12-13 oz (340-468 gram)

• Bola ukuran 3: Biasanya digunakan oleh pemain dengan usia dibawah 8 tahun dengan ukuran lingkaran bola antara 23-24 inchi (58-61 cm) dengan berat 11-12 oz (312-340 gram).

• Bola ukuran 2 : Digunakan untuk pertandingan promosi.

• Bula ukuran 1 : Digunakan untuk pertandingan promosi.

4. Aturan Pemain Sepak Bola

Permainan sepak bola dilakukan oleh 2 tim dengan tiap tim terdiri dari 11 pemain, termasuk penjaga gawang. Setiap pemain terkecuali kiper diperbolehkan berganti posisi selama pertandingan. Namun, seorang bek, gelandang, atau penyerang diperbolehkan menjadi kiper bila kiper terkena kartu merah ataupun tidak ada cadangan kiper.

Pergantian pemain pada pertandingan maksimal 3 kali dengan sepengetahuan wasit. Dalam pertandingan sepak bola, pemain yang sudah diganti tidak bisa bermain kembali. Bagian kiper juga tidak boleh memegang bola dengan tangan atau lengan di luar kotak penalti.

5. Perlengkapan Pemain

Dalam sebuah pertandingan sepak bola, para pemain biasanya menggunakan atribut. Atribut yang biasa digunakan, seperti:

Jersey merupakan pakaian yang terbuat dari bahan sintetik yang bisa menyerap keringat. Setiap tim pasti memiliki identitas sendiri, hal ini membuat setiap club sepak bola memiliki beberapa jersey dalam satu musim. Pada bagian jersey biasanya terdapat sponsor yang terikat kontrak, selain itu warna yang digunakan antara jersey home, away, dan ketiga harus berbeda agar tidak ada jersey yang sama dengan lawan.

Kaus kaki menjadi aksesoris yang digunakan untuk mencegah cidera. Biasanya sebelum menggunakan kaus kaki, para pemain menggunakan pelindung kaki / shinguards. Dalam pertandingan sepak bola, warna kaus kaki sesama tim harus sama.

Sarung tangan hanya diperbolehkan untuk kiper / penjaga gawang, namun ada pengecualian jika pertandingan dilakukan di tempat yang dingin / bersalju. Sarung tangan ini bertujuan untuk memudahkan dan melindungi tangan dari hantaman bola yang keras.

Penutup kepala biasanya digunakan oleh pemain yang mengalami cidera / pernah mengalami cidera kepala.

Aksesoris yang tidak diperbolehkan meliputi anting, gelang, kalung, jam tangan, dan lainnya.

6. Ketentuan Wasit

Wasit memiliki wewenang penuh dalam pertandingan sepak bola. Wasit memiliki hak pengadil di lapangan, meliputi:

• Wasit utama mengatur pertandingan dengan 2 asisten wasit.

• Memeriksa bola yang harus sesuai standar.

• Memastikan pemain untuk memakai perlengkapan yang sesuai.

• Asisten wasit bertugas memeriksa gawang.

• Memulai, menghentikan, menunda dan mengakhiri pertandingan jika ada pelanggaran.

• Menghentikan permainan jika pemain ada yang cidera.

• Pemain yang keluar lapangan harus ijin dulu jika mau masuk kelapangan kembali.

7. Asisten Wasit

Asisten wasit biasa disebut hakim garis / linesman yang berjumlah 2 orang. Tugas dari seorang hakim garis adalah membawa bendera kecil untuk menandakan terjadinya offside, bola keluar, dan terjadinya tendangan sudut.

8. Durasi Permainan

• Permainan sepak bola dilakukan selama 2x45 menit.

• Setiap babak 45 menit dengan istirahat selama 15 menit.

• Jika selama 90 menit tidak ada gol atau seri maka akan ada tanbahan waktu extra time.

• Waktu extra time selama 2x15 menit.

• Jika dalam waktu extra time masih terjadi seri maka dilanjutkan adu penalti.

9. Peraturan Kick Off

Kick off merupakan sebuah tanda pertandingan dimulai ataupun dimulai kembali sebuah pertandingan karena ada beberapa hal, seperti:

• Memulai pertandingan

• Terjadinya sebuah gol

• Memulai babak yang kedua

• Memulai babak extra Time

10. Ketentuan Bola Out

• Bola dengan sengaja atau tidak keluar dari garis lapangan dan tejadi sebuah emparan kedalam.

• Bola keluar dibagian daerah pertahanan melewati garis terjadi tendangan sudut.

• Bola keluar dengan senjaga karena perintah wasit ketika ada pemain cidera.

11. Aturan Mencetak Gol

Gol dalam pertandingan sepak bola terjadi ketika bola masuk ke dalam jaring / gawang dalam keadaan tidak offside, hands ball, atau pelanggaran. Mencetak gol bisa terjadi karena tendangan bebas, penalti, hingga gol bunuh diri.

12. Offside

Offside terjadi jika pemain berada di area lawan di mana ketika bola menuju dirinya namun tidak ada bek lagi dan hanya berhadapan dengan kiper. Offiside ditandai dengan bendera yang diangkat oleh asisten wasit.

Kejadian offside ini biasanya membuat permainan menjadi kontroversi karena terkadang wasit bisa salah menentukan terjadinya offside. Pemain tidak dikenakan offside apabila bola yang diumpankan oleh timnya pada saat ia masih berada pada posisi dikawal pemain belakang lawan.

13. Terjadinya Pelanggaran

Pelanggaran pada permainan bisa terjadi karena banyak hal seperti, bersenggolan, tackle, benturan, berebut bola, atau menarik baju.

Pelanggaran dibagi menjadi pelanggaran ringan, sedang, dan berat. Bagi pemain yang melakukan pelanggaran ringan biasanya hanya diberi peringatan. Pelanggaran sedang biasanya akan mendapatkan kartu kuning dengan peringatan yang lebih keras, lalu untuk kartu merah akan diberikan kepada pelanggaran yang tidak bisa ditolelir lagi dan harus meninggalkan lapangan.

Dalam sebuah liga, perolehan kartu kuning akan diakumulasi dan jika total akumulasi mendapat 3 kartu kuning dalam satu kompetisi maka pemain tersebut tidak bisa dimainkan satu kali pertandingan atau laga ketiga.

14. Tendangan Bebas (Free Kick)

Ada dua tipe tendangan bebas, tendangan direct yaitu menendang langsung ke arah gawang atau indirect menendang dengan mengoper ke timnya. Bila pemain melakukan tendangan bebas di area sendiri, para pemain lawan yang berdiri melindungi gawang harus berjarak 10 meter dari sisi penendang.

15. Tendangan Penalti

Penalti terjadi karena adanya pelanggaran yang dilakukan terhadap tim lawan dalam kotak terlarang. Pelanggaran ini bisa terjadi karena hands ball atau menjatuhkan lawan dengan sengaja. Posisi tendangan ini bebas dari dalam kotak 12 pas tanpa ada penghalang dari pemain kecuali kiper.

16. Lemparan ke Dalam (Throw In)

Lemparan ini biasa terjadi akibat bola meninggalkan lapangan. Aturan lemparan dalam adalah kedua kaki harus menapak pada tanah dan jika ada salah satu kaki terangkat maka dibatalkan. Jika terlalu lama menunggu kawan datang untuk jemput bola, throw in juga akan dikenai sanksi.

17. Tendangan Gawang

Tendangan ini dilakukan dari kotak penalti oleh kiper dan pemain ketika bola dibuang oleh lawan keluar lapangan lewat bagian garis gawang dan pemain lawan harus berada di luar kotak penalti. Biasanya kiper melakukan tendangan dengan operan pendek untuk membangun serangan dan memperkuat ball possession.

18. Tendangan Sudut (Corner Kick)

Tendangan sudut terjadi karena bola yang dibuang pemain dari lapangan melewati garis gawang di areanya. Apabila bola keluar ke arah kanan gawang, maka tendangan sudut dilakukan di sudut lapangan sebelah kiri dan sebaliknya.

Biasanya tendangan ini dilakukan passing ke pemain terdekat atau operan lambung jauh ke tengah kotak penalti untuk ditendang atau disundul tim yang berada di sana.

Sepak bola adalah permainan bola paling populer di dunia, ba...

Pemain sepak bola terbaik dapat dilihat melalui penghargaan ...

Sepak bola adalah sebuah olahraga populer yang sangat dimina...

Domino yang dikenal juga dengan sebutan gaple atau gapleh ad...

Liga tertinggi sepak bola di Inggris adalah Liga Primer Ingg...

Send Message